Nuasaberita.com_Sukabumi, 3 Februari 2026 – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Muntawali, S.IP, melaksanakan reses pertama Tahun Sidang 2026 di Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi wakil rakyat untuk turun langsung ke masyarakat, menyerap aspirasi, serta menindaklanjuti berbagai keluhan warga.
Reses yang merupakan agenda rutin legislatif ini diisi dengan dialog terbuka antara anggota DPRD dan warga. Budi Azhar menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).
“Reses adalah sarana untuk menampung aspirasi masyarakat, menjalankan fungsi pengawasan, sekaligus menyerap pengaduan warga, khususnya terkait infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” ujarnya.
Pokir Harus Masuk ke SIPD
Dalam kesempatan tersebut, Budi Azhar mengingatkan para kepala desa agar setiap usulan pembangunan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) sudah dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Menurutnya, SIPD menjadi instrumen penting dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan pemerintah daerah.
“Kelengkapan dokumen administrasi sangat penting agar proses pengusulan tidak mengalami kendala,” tegasnya.
Aspirasi dari 10 Kecamatan
Budi Azhar juga menyampaikan bahwa dirinya telah menerima berbagai aspirasi masyarakat yang kini sudah diinput ke SIPD. Aspirasi tersebut berasal dari 10 kecamatan, terdiri dari 9 kecamatan di Dapil 5 dan 1 kecamatan di Dapil 6.
Isu yang disampaikan mencakup bidang infrastruktur, pendidikan, pertanian, dan ekonomi. Semua aspirasi ini akan diselaraskan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi serta program prioritas nasional Asta Cita.
Komitmen DPRD untuk Warga
Melalui reses ini, DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap suara warga tersampaikan, dan mengawal agar aspirasi tersebut terealisasi dalam kebijakan pembangunan daerah.
Di akhir kegiatan, Budi Azhar menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya reses perdana tahun ini.
“Alhamdulillah bisa melaksanakan reses. Hasil reses tahun lalu juga dapat direalisasikan melalui APBD 2026, seperti pembangunan Jembatan Cibodas yang menghubungkan Desa Curugkembar dan Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap. Mohon doanya semoga proses pembangunan diberikan kemudahan dan kelancaran,” pungkasnya.






