SUKABUMI – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali, memberikan apresiasi tinggi terhadap rencana perhelatan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia. Agenda berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 Juni 2026, bertempat di Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar.
Mengusung tema besar “Bersama Berkarya, Berjamaah Memakmurkan Masjid”, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembinaan komprehensif bagi generasi muda Islam. Selama empat hari, para peserta akan mengikuti berbagai agenda edukatif dan spiritual, mulai dari kemah Islami, kajian keagamaan mendalam, olahraga sunnah, hingga berbagai kompetisi bernuansa Islami yang bertujuan mempererat silaturahmi antar pemuda masjid dari berbagai daerah.
Membentuk Karakter di Era Kompleks
Budi Azhar Mutawali menilai, inisiatif ini sangat relevan dan strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, pemuda masjid memiliki peran vital sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus motor penggerak aksi sosial di masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Ini menjadi ruang pembinaan bagi para pemuda masjid untuk memperkuat keimanan, menambah ilmu, serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Kami di DPRD Kabupaten Sukabumi tentu mendukung penuh upaya-upaya yang bertujuan membangun generasi muda yang berkualitas dan berakhlakul karimah,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).
Harapan bagi Kader Muda
Lebih lanjut, Ketua DPRD ini berharap agar Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia mampu melahirkan kader-kader muda yang tidak sekadar aktif dalam aktivitas keagamaan di masjid, namun juga menjadi teladan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mencetak kader-kader muda Islam yang tangguh, berintegritas, dan siap menjadi penerus bangsa. Semoga para peserta mendapatkan pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sebagai penutup, Budi memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara komunitas pemuda, tokoh agama, dan elemen masyarakat merupakan kunci penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul bagi masa depan Kabupaten Sukabumi dan umat Islam secara luas.












