Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mewajibkan seluruh pengelola parkir di kawasan wisata pesisir untuk memiliki izin resmi. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah penertiban terhadap praktik pungutan liar, meningkatkan kenyamanan wisatawan, serta memperbaiki tata kelola sektor pariwisata agar lebih tertib dan profesional.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, penataan parkir di kawasan wisata pantai merupakan bagian penting dari upaya menciptakan pelayanan wisata yang lebih tertib sekaligus memperkuat citra pariwisata Kabupaten Sukabumi. Pada Minggu 19 Mei 2026.
“Kebijakan tersebut sangat penting untuk menciptakan pelayanan wisata yang lebih tertib serta memperkuat citra pariwisata Kabupaten Sukabumi,” ujar Budi.
Ia menegaskan bahwa persoalan parkir bukan hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga bagian dari upaya membangun sistem tata kelola wisata yang profesional, transparan, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi para pengunjung.
“DPRD Kabupaten Sukabumi mendukung penuh langkah penataan parkir di kawasan wisata, khususnya di wilayah pesisir pantai. Kebijakan ini harus berjalan tertib, transparan, dan memberi manfaat bagi masyarakat maupun wisatawan,” tambahnya.
Menurut Budi, sistem parkir yang tertata dengan baik akan meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Sukabumi. Wisatawan akan merasa lebih aman dan nyaman, sehingga berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan ke berbagai objek wisata pantai yang menjadi andalan daerah.
Ia juga berharap seluruh pihak dapat bersinergi dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, penataan kawasan wisata tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi memerlukan dukungan dari pelaku usaha, masyarakat, hingga seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan dukungan semua pihak, sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi akan menjadi lebih tertib, profesional, dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.
Budi menambahkan, sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara serius, berkelanjutan, dan berbasis pelayanan yang baik kepada wisatawan.












